KITATANGERANG.ID | TANGERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Rapat Kelompok Kerja (Pokja) Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) guna mengakselerasi program Ruang Bersama Indonesia (RBI) Tahun 2026. Pertemuan ini berlangsung di Gedung Serbaguna Puspemkab Tangerang, Rabu (4/2/2026).
Rapat koordinasi ini difokuskan pada penguatan sinergi lintas sektor untuk memastikan keberhasilan program DRPPA di dua wilayah percontohan, yakni Desa Cibetok dan Desa Gunung Kaler, Kecamatan Gunung Kaler.
Dukungan Terhadap Astacita dan Kesetaraan Gender
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menyatakan bahwa program ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mendukung Asta Cita Presiden RI. Fokus utamanya mencakup pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
“DRPPA adalah upaya mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak ke dalam tata kelola pemerintahan desa serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Intan dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, komitmen ini diperkuat dengan Surat Keputusan Pj. Bupati Tangerang Nomor: 463/Kep.158-Huk/2024 yang menetapkan kedua desa tersebut sebagai lokus program terpadu untuk tahun 2026.
Kolaborasi Lintas Sektor
Dalam arahannya, Wabup Intan menginstruksikan seluruh elemen—mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi wanita seperti PKK dan Dharma Wanita, hingga instansi vertikal—untuk berkolaborasi aktif. Ia juga menekankan pentingnya peran sektor swasta melalui Corporate Social Responsibility (CSR).
“Ujung tombak keberhasilan DRPPA adalah dukungan langsung dari masyarakat, perangkat desa, serta tokoh pemuda. Saya berharap rapat ini menghasilkan program kerja yang kreatif dan inovatif,” tambahnya.
Fokus pada Keberlanjutan
Lebih lanjut, Wabub Intan menegaskan agar DRPPA tidak sekadar menjadi ajang perlombaan seremonial. Ia menuntut adanya keberlanjutan program demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara permanen.
“Jangan sampai setelah penilaian selesai, kegiatannya berhenti. Ini harus menjadi budaya dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak kita,” tegasnya.
Target Program Terukur
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Tangerang, Asep Suherman, menargetkan rapat ini mampu menghasilkan rencana aksi yang konkret dan terukur.
“Tujuan utama DRPPA adalah menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi perempuan serta anak-anak untuk tumbuh secara optimal,” pungkas Asep.
(Sym)












