KAB. TANGERANGPEMERINTAHSosial

Bupati Tangerang Ajak Kemenag Perkuat Sinergi dan Moderasi Beragama pada HAB ke-80

×

Bupati Tangerang Ajak Kemenag Perkuat Sinergi dan Moderasi Beragama pada HAB ke-80

Sebarkan artikel ini
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri tasyakuran HAB ke-80 Kementerian Agama di Kabupaten Tangerang, Selasa (5/1/2026). (Foto: Istimewa)

KABUPATEN TANGERANG — Bupati Tangerang, Drs. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si., menghadiri Tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama (Kemenag) RI tingkat Kabupaten Tangerang. Acara yang mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” ini berlangsung di Aula Masjid Al-Amjad, Tigaraksa, Senin (5/1/2026).

 

Dalam arahannya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan bahwa Kemenag memegang peranan vital sebagai garda terdepan dalam merawat toleransi dan harmoni sosial. Menurutnya, keberagaman suku dan agama di Indonesia memerlukan pengawalan yang konsisten agar tetap menjadi kekuatan bangsa.

“Kementerian Agama hadir sebagai penjaga harmoni sekaligus penguat persatuan. Peran ini sangat krusial dalam memastikan keutuhan dan kedamaian bangsa tetap terjaga di tengah dinamika masyarakat,” ujar Maesyal Rasyid.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan sambutan pada peringatan HAB Kementerian Agama, Senin (5/1/2026).

Momentum Refleksi Pengabdian

Bupati menyatakan bahwa peringatan HAB bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan. Ia berharap momentum ini menjadi ajang refleksi bagi seluruh jajaran Kemenag untuk meningkatkan kualitas layanan kepada umat.

“Tasyakuran ini adalah bentuk syukur sekaligus pengingat akan pentingnya kepedulian sosial. Saya berharap HAB ke-80 ini mempertebal komitmen kita untuk bersinergi lintas sektor demi menghadirkan kedamaian bagi masyarakat,” lanjutnya.

 

Kemitraan Strategis

Lebih lanjut, Bupati mengapresiasi sinergitas yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Kemenag, khususnya dalam membangun masyarakat yang religius dan berkarakter. Ia menilai kolaborasi antara ulama dan umara (pemerintah) adalah kunci stabilitas daerah.

“Jika umat hidup rukun dan seluruh elemen bersinergi, maka fondasi daerah akan semakin kuat. Indonesia yang damai dan maju dimulai dari kerukunan di tingkat lokal seperti di Kabupaten Tangerang,” tegasnya.

 

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh aparatur Kemenag Kabupaten Tangerang atas dedikasi mereka dalam mengelola pendidikan madrasah, pelayanan keagamaan, hingga penguatan moderasi beragama.

“Terima kasih atas pengabdian tanpa lelah jajaran Kemenag. Kontribusi Anda semua adalah investasi berharga bagi kemajuan bangsa,” pungkas Bupati.

 

 

(Sym/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *